ZIARAHI RUHNYA, BUKAN KUBURAN JASADNYA.
Makanan ruh itu zikirulah.
Ruh itu satu rasa satu rahasia.
Ruh bisa disetel tajalli jadi siapa aja. Ruh itu sifat yang hidup, tidak akan mati. Tidak bisa hancur meski di bom.
Misal jika si almarhum itu adalah kakek anda.
Praktiknya saat Anda membaca hadiah zikir untuk kakek yang duduk membaca zikir itu harus ruh si kakek. Bukan anda. Karena wujud Anda adalah rahasia Ruh si kakek.
Karena itu hadirkan jiwa kakek dalam diri kita. Lanjutkan yang membaca zikir itu si kakek. Dijamin pasti sampai karena yang membaca ruh si kakek.
Itulah hakekat ziarah ruh. Yang diziarahi itu ruh-nya bukan jasadnya. Bukan pula kuburannya. Meski demikian tak ada larangan ziarah kubur, sebagai sunnah supaya ingat mati.
Dengan cara seperti itu, kirim hadiah zikir dan doa boleh dimana saja gak meski datang ziarah ke kubur si kakek.
Haul itu lakukan tiap hari, bagus habis sholat fardhu. Jangan nunggu setahun sekali. Kasian kelamaan almarhum nunggu jatah kiriman makanan kalo Haulnya cuma setahun sekali.
Lebih cerdas lagi, Haul dengan cara lewat "sedekah yang bermanfaat" atas nama almarhum. Itu paling patent. Kontan dijamin sampai kepada almarhum. Saya bersumpah Demi Allah.
Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur itu sebesar gunung.
Jangan pemborosan uang mengadakan acara haul mengundang orang sekampung. Perhatikan dalam acara itu adakah orang tulus ikhlas mendoakan almarhum?
Apakah doanya dijamin sampai kepada almarhum....???
Kenyataannya tidak demikian. Justru acara haul berubah seperti pesta makan besar alias "pesta tambah darah".
Kalo ente belajar Makrifat...
Selama ini ngapain aje...???
Kapan praktik tajalli Muhammad Rahmatan lil alamin-nya... ?
Banyak kerabat anda di alam Barzah berharap menunggu kiriman anda.
Sekarang silakan coba praktikkan cara di atas, kirim hadiah zikirullah, sholawat dan doa buat almarhum / almarhumah orang tua kita, kerabat kita, tuan guru kita, para wali, bahkan nabi Muhammad SAW.
Bayangkan, kalo tiap hari kita ziarah bersama Nabi atau arwah guru kita, lebih asyik 'kan?
Itu karena mereka bermakam dalam Laa ilaaha illallah.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya." (Hadis Riwayat Muslim)
Rasulullah SAW bersabda: "Seorang ruh mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan.
Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya, itu lebih ia sukai daripada dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah memohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka."(Hadis Riwayat Ad-Dailami)
#amal_makrifat
Komentar
Posting Komentar